PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN MUARAGEMBONG KABUPATEN BEKASI TAHUN 2004-2024

Putri, Nabila Angela Dwi (2026) PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN MUARAGEMBONG KABUPATEN BEKASI TAHUN 2004-2024. Sarjana (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Indonesia.

[img] Text
PENDAHULUAN.pdf

Download (976kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (111kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (283kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (560kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (46kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (118kB)

Abstract

Garis pantai merupakan batas antara daratan dan laut yang bersifat dinamis sewhingga rentan mengalami perubahan akibat faktor alam maupun aktivitas manusia. Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan laut jawa, merupakan wilayah pesisir yang sering mengalami abrasi, akresi, dan perubahan ekosistem Mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis perubahan garis pantai di wilyah pesisir Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi tahun 2004-2024; (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memepengaruhi perubahan garis pantai pada periode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis perubahan garis pantai dilakukan menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) dengan metode Net Shoreline Movement (NSM). Data yang digunakan meliputi citra satelit landsat 5, landsat 7, landsat 8, kenaikan muka air laut, dan tinggi gelombang pada tahun 2004, 2009, 2014, 2019, dan 2024. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan ArcGIS 10.8, tools DSAS, dan Microsoft Excel 2019. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong mengalami abrasi. Abrasi terparah terjadi di Desa pantai bahagia dan desa pantai bakti (segmen 8). Berdasarkan hasil NSM, abrasi terbesar terjadi pada periode 2009-2014 dengan nilai maksimum -3.222,731 meter; (2) perubahan garis pantai dipengaruhi oleh tren kenaikan muka air laut, peningkatan tinggi gelombang, serta perubahan penutup lahan yang ditandai dengan berkurangnya luas tambak, bertambahnya Kawasan permukiman, dan perubahan luas vegetasi hutan mangrove, sehingga mempengaruhi proses erosi, sedimentasi, dan stabilitas lingkungan pesisir. Kata kunci : Perubahan Garis Pantai, Abrasi, Akresi, Digital Shoreline Analysis System, Kecamatan Muaragembong

Item Type: Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1))
Contributors/Dosen Pembimbing,NIDN Dosen bisa diakses di LINK https://bit.ly/NIDNdosenunismabekasi:
ContributionContributors / Dosen PembimbingNIDN
Thesis advisorMaulana, Yoga Candra0419018403
Thesis advisorArdi, Ardi0409038903
Keywords / Kata Kunci: Perubahan Garis Pantai, Abrasi, Akresi, Digital Shoreline Analysis System, Kecamatan Muaragembong
Subjects: Pendidikan
Faculty: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi S1
Depositing User: MS NABILA ANGELA DWI PUTRI
Date Deposited: 03 Aug 2026 03:31
Last Modified: 03 Aug 2026 03:31
URI: http://repository.unismabekasi.ac.id/id/eprint/10230

Actions (login required)

View Item View Item